BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar
Belakang Masalah
Upaya memperbaiki dan meningkatkan
mutu pendidikan seakan tidak pernah berhenti. Banyak agenda reformasi yang
telah, sedang, dan akan dilaksanakan. Beragam program inovatif ikut serta memeriahkan reformasi pendidikan.
Reformasi pendidikan adalah restrukturisasi pendidikan, yakni memperbaiki pola
hubungan sekolah dengan lingkungannya dan dengan pemerintah, pola pengembangan
perencanaan, serta pola mengembangkan manajerialnya,
pemberdayaan guru dan restrukturisasi model-model pembelajaran.[1]
Pembelajaran yang berkualitas tentu
saja memiliki pedoman yang komprehensif tentang skenario
pembelajaran yang diinginkan oleh guru. Hal ini bertujuan agar pembelajaran
dapat berjalan lebih efektif dan efisien sesuai dengan tuntutan kebutuhan
siswa.
Pelaksanaan kegiatan pembelajaran
yang baik memerlukan perencanaan program yang baik pula. Itu berarti
keberhasilan belajar siswa sangat ditentukan oleh perencanaan yang dibuat guru.
Untuk itu, penyusunan perencanaan pembelajaran mutlak dilakukan oleh guru pada
saat akan melaksanakan tugasnya dalam memberikan materi pembelajaran. Artinya,
guru tidak akan dapat mengajar dengan optimal apabila tidak memiliki persiapan
yang dikembangkan sebelumnya.[2]
Maka dari itu pada makalah ini akan dibahas
mengenai pengertian dan fungsi perencanaan sistem pembelajaran PAI.
B. Rumusan
Masalah
Dari latar belakang masalah diatas
dapat dirumuskan masalah sebagai berikut :
1.
Apa
pengertian perencanaan sistem pembelajaran PAI?
2.
Apa fungsi
perencanaan sistem pembelajaran PAI
BAB II
PERENCANAAN SISTEM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
1. Pengertian
Perencanaan sistem Pembelajaran Pendidikan Agama Islam
a. Pengertian
perencanaan
Willian H. Newman menjelaskan bahwa perencanaan adalah menentukan apa yang akan
dilakukan. Perencanaa berisi rangkaian putusan yang luas dan
penjelasan-penjelasan tentang tujuan, penentuan kebijakan, penentuan program,
penentuan metode-metode dan prosedur tertentu dan penentuan kegiatan
berdasarkan jadwal sehari-hari.
Sedangkan Ulbert Silalahi menyatakan bahwa perencanaan
merupakan kegiatan menetapkan tujuan serta merumuskan dan mengatur pemberdayaan
manusia, informasi, finansial, metode, dan waktu untuk memaksimalkan efisiensi
dan efektivitas pencapaian tujuan.
Dari uraian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa
perencanaan adalah suatu cara yang dilakukan seseorang secara sistemik untuk
mencapai tujuan yang diinginkan.
b. Pengertian sistem
Menurut Oemar Hamalik sistem adalah seperangkat komponen
atau unsur-unsur yang saling terintegrasi untuk mencapai suatu tujuan.
Sedangkan dalam kamus besar bahasa Indonesia sistem adalah perangkat atau unsur
yang secara langsung saling berkaitan dan sehingga membentuk totalitas.
Dapat dipahami bahwa, sistem itu tersusun dari berbagai
macam komponen yang saling berhubungan dan bahu membahu dalam mencapai tujuan
yang telah ditentukan. Misalnya sistem pembelajaran yang terdiri dari tujuan,
pembelajaran, materi, metode, dan alat, sumber belajar, serta evaluasi
pembelajaran. Semua ini akan bermuara kepada pencapaian tujuan pembelajaran
yang dimaksud.
c. Pengertian
pembelajaran
Pembelajaran pada hakekatnya adalah suatu proses komunikasi
yang bersifat timbal balik, baik antara guru dengan siswa, maupun siswa dengan
siswa yang lain untuk mencapai tujuan yang telah ditentukan. Hal ini sejalan dengan
pendapatnya Syaiful bahwa pembelajaran merupakan komunikasi dua arah, mengajar
dilakukan oleh guru dan belajar dilakukan oleh siswa.
d. Pengertian pendidikan agama
Islam
Pendidikan dapat diartikan secara sempit yaitu bimbingan
yang diberikan kepada anak-anak dampai ia dewasa. Sedangkan
dalam arti luas adalah segala sesuatu yang menyangkut proses perkembangan dan
pengembangan manusia, yaitu upaya menanamkan dan mengembangkan nilai-nilai bagi
anak didik, sehingga nilai-nilai yang terkandung dalam pendidikan itu menjadi
bagian dari kepribadian anak yang pandai, baik, mampu hidup, berguna bagi
masyarakat.
Menurut Ki Hajar Dewantara pendidikan adalah suatu usaha
yang dilakukan dengan penuh keinsyafan yang ditujukan untuk keselamatan dan
kebahagian manusia.
Pendidikan Agama Islam adalah sebagai bimbingan terhadap
pertumbuhan rohani dan jasmani menurut ajaran Agama Islam dengan hikmah
mengarahkan, mengajarkan, melatih, mengasuh, dan mengawasi berlakunya semua
ajaran agama Islam.
Istilah membimbing, mengarahkan dan mengasuh serta
mengajarkan dan melatih, mengandung pengertian usaha mempengaruhi jiwa anak didik melalui
proses setingkat demi setingkat menuju tujuan yang ditetapkan, yaitu menanamkan
takwa dan akhlak serta menegakkan kebenaran, sehingga terbentuklah manusia yang
berpribadi dan berbudi luhur.
Dari definisi di atas ada tiga poin yang dapat disimpulkan
yaitu: Pertama, Pendidikan Agama Islam menyangkut aspek jasmani dan
rohani, karena keduanya merupakan satu kesatuan yang tidak bisa dipisahkan,
oleh karena itu pembinaan terhadap keduanya harus seimbang.
Kedua, Pendidikan Agama Islam mendasarkan konsepsinya pada
nilai-nilai religius. Ini berarti bahwa pendidikan Agama Islam tidak mengabaikan faktor
teologis sebagai sumber dari ilmu itu sendiri. sebagaimana firman Allah Swt
dalam Q.S. Al-Baqarah:31.
Ketiga, adanya unsur takwa sebagai tujuan yang harus dicapai,
sebagaimana kita ketahui bahwa takwa merupakan benteng yang dapat berfungsi
sebagai daya tangkal terhadap pengaruh-pengaruh negatif yang datang dari luar.
Berdasarkan pengertian di atas dapat disimpulkan bahwa
pendidikan Islam adalah bimbingan yang diberikan oleh seseorang agar ia
berkembang secara maksimal sesuai dengan ajaran Islam.[3]
Jadi perencanaan sistem pembelajaran PAI adalah suatu
pemikiran/ persiapan untuk melaksanakan tujuan pengajaran melalui
langkah-langkah dalam pembelajaran yang menjadi suatu kesatuan yang terdiri
atas komponen atau elemen yang saling berinteraksi, saling terkait, atau saling
bergantung membentuk keseluruhan yang kompleks menjadi kombinasi yang tersusun
meliputi unsur-unsur manusiawi, material, fasilitas, perlengkapan dan prosedur
yang saling mempengaruhi untuk mencapai tujuan pembelajaran PAI.
2.
Fungsi Perencanaan Sistem
Pembelajaran PAI
·
Fungsi perencanaan pembelajaran bagi
guru, yaitu:
a. Perencanaan
pembelajaran sebagai pedoman atau acuan dalam melaksanakan kegiatan belajar
mengajar.
b. Untuk menambah penguasaan guru
terhadap materi yang diajarkan dan juga menyeleksi atau mengkombinasikan
materi.
c. Perencanaan pembelajaran sebagai
alat untuk mengukur keberhasilan,belajar-mengajar, baik proses maupun hasil.
d. Sebagai alat untuk membantu
pengelolaan pendidikan
e. Menjadikan kegiatan pembelajaran lebih
terarah dan berjalan secara efektif dan efesien
·
Fungsi perencanaan pembelajaran bagi
siswa antara lain:
a. Sebagai
pedoman dan acuan belajar, karena materi pelajarannya sudah terencana.
b. Sebagai
persiapan belajar, karena materi pelajarannya tidak akan berubah-ubah lagi
(sudah terencana)
c. Menjadikan
siswa senang dalam belajar, karena pembelajarannya terencana.[4]
BAB
III
PENUTUP
A.
KESIMPULAN
Dari pembahasan
diatas dapat disimpulkan sebagai berikut :
Perencanaan
sistem pembelajaran PAI adalah suatu pemikiran/ persiapan untuk melaksanakan
tujuan pengajaran melalui langkah-langkah dalam pembelajaran yang menjadi suatu
kesatuan yang terdiri atas komponen atau elemen yang saling berinteraksi,
saling terkait, atau saling bergantung membentuk keseluruhan yang kompleks
menjadi kombinasi yang tersusun meliputi unsur-unsur manusiawi, material,
fasilitas, perlengkapan dan prosedur yang saling mempengaruhi untuk mencapai tujuan pembelajaran PAI.
Fungsi perencanaan
sistem pembelajaran PAI bagi guru yaitu sebagai pedoman dalam melaksanakan kegiatan belajar
mengajar, Untuk menambah penguasaan guru terhadap materi yang diajarkan, sebagai
alat untuk mengukur keberhasilan,belajar-mengajar, baik proses maupun hasil, Sebagai
alat untuk membantu pengelolaan pendidikan dan Menjadikan kegiatan pembelajaran
lebih terarah sehingga berjalan secara efektif dan efesien.
Fungsi
perencanaan pembelajaran bagi siswa adalah sebagai pedoman dan acuan belajar, ,
sebagai persiapan belajar, dan menjadikan siswa senang dalam belajar,
B.
SARAN
Demikian
makalah yang dapat kami susun. Semoga bermanfaat dan
memberikan tambahan pengetahuan kita sebagai calon pendidik agar dapat
memahami arti dan fungsi
perencanaan sistem pembelajaran pendidikan agama Islam.
DAFTAR PUSTAKA
Anwar, Kasful. 2010. Perencanaan Sistem Pembelajaran KTSP.
Bandung :Alfabeta
http://zahratulnajwa.blogspot.com/2012/05/perencanaan-sistem-pembelajaran.html
Majid, Abdul. 2007. Perencanaan
Pembelajaran. Bandung: PT Remaja RosdaKarya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar